Month: November 2014

Pengalaman menggunakan NoSQL: Dulu Pakai MongoDB dan Sekarang Pindah ke Cassandra

Posted on Updated on

nosql - diagram

Gue cuma mau sharing sedikit dan to the point saja.

(sampai saat tulisan ini ditulis)

Kalau pengen pake NoSQL dan nantinya banyak melakukan UPSERT (INSERT OR UPDATE) atau keperluan write intensive lain-nya dengan frekuensi data rate yg bisa dibilang lumayan tinggi, maka gue sarankan JANGAN menggunakan MongoDB.

Why? Karena nanti database dan collections anda akan locking. MongoDB TIDAK support concurrent read dan write, locking -nya ada di level collections (bukan di level document/row).

Solusinya? Gunakan Cassandra. Cassandra cocok banget buat keperluan highly concurrent write tanpa mengganggu kebutuhan untuk read data.

NOTES! Gue gak bilang Cassandra lebih bagus dari pada MongoDB secara general ya! Inti dari tulisan ini cuma mau ngasih tau bahwa kita harus pilih2 teknologi NoSQL yang tepat sesuai fungsi dan kebutuhan kita.

Contohnya: untuk write-intensive application, Cassandra pasti akan perform lebih bagus dari pada MongoDB. Sedangkan untuk read-intensive, secara garis besar MongoDB akan perform lebih bagus dari pada Cassandra!